*Polisi Tangkap Ayah Pukul Anak Pakai Linggis hingga Tewas di Bekasi - kodemimpi

kodemimpi Ingat KOPI Ingat KodeMimpi

promoterbaik, segudangpromo, Main togel gampang, diskon besar, mudah menang, gampangmenang, withdrawcepat, deposit, depocepat, deposittercepat, bonusharian, bonusnewmember, segudangbonus, bonus terbanyak, dapat 100% new member, harian 50% untuk slotgame, sehari dapat 5x claim. Salah satu bandar online terbaik dan terpercaya, kodemimpi, minumkopiingatkodemimpi, kopimanis, kopiwangi, slotgame, sehari dapat 5x claim. Salah satu bandar online Terbaik dan Terpercaya, togel tanpa diskon hadiah lebih besar, togel masang terbalik dibayar juga, segudang bonus, bandar online terbaik, pragmatic, habanero, slotgame, pgsoft , microgaming, sbobet , jokergaming, sabasport, ioncasino, maxwin, zeus,bonaza , slotgameterbaik, slotgacor, slotrtp terbaik, rtp akurat , rtp, koigate , gate of olympus, bukumimpi , bukumimpibt, whatsapp, telegram, facebook, newmember, bonusnewmember, bonusharian, bonus, daftaronline, daftartogel, daftarslotgame, daftarlslot, sdyneypools, sdyney, singapore4d, sgp4d , sgptoto, singaporetoto, hongkongpools, hongkong, pasaranhongkong, pasarantotomacau, masangtogel, masangbuntut, mainslot, mainslotgame, gacor, gacorslot, slotgacor,

kodemimpi,kode mimpi

*Polisi Tangkap Ayah Pukul Anak Pakai Linggis hingga Tewas di Bekasi

borgol

KODEMIMPI - Seorang ayah berinisial N (61) di Bekasi, Jawa Barat, memukul anak kandungnya, C (35) menggunakan linggis hingga tewas. Polisi mengatakan N telah diamankan tapi belum dijadikan tersangka.

"Kita masih pendalaman, masih dalam proses. Pelaku ini sudah kita amankan," kata Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha kepada wartawan, Sabtu (4/5/2024).

Aqsha mengatakan pihaknya juga masih menunggu hasil autopsi jenazah C. Dia mengatakan pendalaman hingga pemeriksaan saksi masih dilakukan untuk membuat terang peristiwa tersebut.

"Kita juga masih menunggu hasil autopsi resmi dari RS Polri penyebab kematiannya seperti apa, ya kan. Jadi kita masih dalami, nanti perkembangan akan kita sampaikan lagi. Pokoknya sekarang kita masih pendalaman ya kita masih periksa yang lengkap saksi-saksi semuanya, biar kronologi riilnya seperti apa gitu," ujarnya.

Seperti diketahui, peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/5). Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha mengatakan peristiwa itu dipicu adanya masalah keluarga.

"Pada intinya ada percekcokan ya, percekcokan dan masalah keluarga dari korban ini, sehingga menyebabkan keributan di rumah ayahnya yang di TKP, itu rumah ayahnya, ayah korban," kata Kompol Nur Aqsha kepada wartawan, Sabtu (4/5).

Dia mengatakan pihaknya masih mendalami motif dalam kasus tersebut. Dia mengatakan peristiwa itu bermula saat C mencari istrinya yang kabur ke rumah ayahnya, N.

"Motifnya masih kita dalami, intinya katanya ada percekcokan antara si korban dan istrinya. Jadi korban itu berantem ya, ada masalah sama istrinya, istrinya kabur katanya istrinya kabur tidak ada di rumah," ujarnya.

Dia mengatakan istri C tak berada di rumah N. Namun, C justru menjadi emosi lantaran tak mendapati istrinya di rumah ayahnya tersebut.

"Korban menanyakan ke pelaku ini ke ayahnya, 'Pak ada nggak istri saya di rumah atau nggak di rumah orang tua istrinya?' kebetulan rumah orang tua istrinya dekat dari TKP ini, masih kayak tetanggaan mungkin ya tapi beda kampung gitu. Nah, jadi intinya seperti itu. Dicari, nggak ada, disampaikan, nggak ada juga, malah korban emosi gitu," ujarnya.

Dia mengatakan C lalu menyerang N menggunakan pisau lipat. Dia menuturkan N membela diri dari serangan itu dengan mengambil sebuah linggis dan memukulkannya ke dada C.